Trading dan Investasi

ad1

Zona Dewasa

Tips Agar Warung Kelontong Untung Terus. Coba Cara Ini!

Warung kelontong untung terus. Coba cara ini!

Dulu waktu aku masih SD, orang tua punya usaha warung kelontong di rumah. Orang tuaku bekerja sama dalam menambah pendapatan keluarga dengan cara membagi tugas satu sama lain. Saat itu almarhum Ayah yang bekerja di kantor sedangkan mama yang bertugas menjaga warung kelontong.

Setelah pulang sekolah, biasanya aku yang sesekali bertugas menjaga warung kelontong jika ada yang membeli. Begitu juga saat libur sekolah, aku yang bertugas menjaga warung kelontong. Jadi, aku sudah terbiasa melayani pelanggan. 

Dengan adanya warung kelontong ini aku bisa belajar banyak hal. Diantaranya aku belajar berkomunikasi dengan pembeli, menghitung uang yang masuk serta tertanamnya jiwa bisnis sedari kecil. Dari situ aku selalu ingin punya uang dari hasil bekerja sendiri. 

Tidak heran saat itu aku pengen segera bisa bekerja biar bisa punya uang sendiri atau kelak ketika dewasa nanti punya bisnis sendiri. Padahal kala itu aku masih sekolah dasar.

Meski keluarga kami kini sudah tidak lagi mengurusi warung kelontong, tetapi aku masih banyak melihat warung kelontong di sekitar rumah. Tersebarnya warung kelontong di berbagai daerah menjadi bukti kalau warung kelontong masih berpotensi menjadi peluang usaha.

Peluang Usaha Warung Kelontong

Warung kelontong begitu melekat pada diriku karena bukan hanya kami yang punya bisnis warung kelontong, namun beberapa saudara yang satu kota dengan kami juga punya bisnis yang sama. Sayangnya, warung kelontong keluarga kami tidak bertahan lama karena kami harus pindah rumah.

Meski banyak minimarket dengan sistem swalayan yang tersebar di kota maupun di desa, masyarakat tetap memilih untuk belanja di warung kelontong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk aku yang suka berbelanja di warung kelontong. Berbelanja di warung kelontong terdekat sangat praktis dan tidak perlu mengantri lama untuk membayarnya. 

Aku bersyukur di dekat rumah ada warung kelontong, jadi aku tidak perlu jauh-jauh jika membutuhkan sesuatu. Seringkali aku kehabisan bumbu dapur saat sedang memasak atau tiba-tiba gas habis ketika lagi memasak. Tentunya hal tersebut bisa menghambat urusan masak memasak kan? Hehe.

Anakku yang sudah mengerti jajan pun turut merasakan manfaatnya. Aku jadi tidak perlu khawatir anak jajan jauh dari rumah, karena dari rumah kami sudah bisa memantau apa yang anak kami beli. Aku sampai foto warung kelontong karena memang sering belanja ke warung kelontong.
Warung kelontong dibutuhkan masyarakat
Dokumen pribadi. Foto Aqlan dan Maulida yang sedang jajan di warung kelontong

Alasan tersebut yang membuat bisnis warung kelontong masih berpeluang. Orang masih butuh warung kelontong terdekat untuk memenuhi kebutuhannya. Selain itu belanja di warung kelontong memiliki kenyamanan tersendiri, karena cuman di warung kelontong yang bisa melayani pembayaran secara kredit alias berhutang. Hayo ngaku siapa yang suka begini? Hehe.

Berhutang pada warung kelontong seakan sudah melekat dan sulit dihindari. Nggak enak sama tetangga dan kasihan, akhirnya pemilik warung kelontong rela aja dihutangi padahal modalnya terbatas dan takut bisa jadi rugi. 

Berbelanja di warung kelontong juga turut membantu perekonomian tetangga yang memiliki bisnis tersebut loh. Daripada membeli kebutuhan jauh-jauh, lebih baik belanja di warung kelontong terdekat yang bisa mendatangkan keuntungan bagi tetangga. Ini semacam sedekah tersembunyi ya, hehe. 

Warung kelontong juga pilihan yang tepat bagi ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan pemasukan tambahan dari rumah tapi, tetap bisa fokus mengurus keluarga. Pemasukan bertambah, keluarga terjaga. Aman pokoknya!

Lalu, gimana caranya agar warung kelontong bisa untung terus yaa? Apakah bisa tetap untung meski pemasarannya hanya dari rumah? Baca selengkapnya tips mengelola warung kelontong agar untung terus yuk!

Tips Mengelola Warung Kelontong Agar Untung Terus

Warung kelontong adalah warung yang menjual kebutuhan sehari-hari mencakup kebutuhan rumah tangga seperti bumbu dapur, peralatan mandi, sembako, gas, obat-obatan, alat tulis hingga alat pembersih rumah tangga. Rasanya semua yang kita butuhkan ada semua di warung kelontong.

Cara mengelola warung kelontong agar cuan terus

Berkembangnya teknologi tentu kita perlu inovasi juga dalam membuka usaha warung kelontong agar untung terus. Berikut tips dari aku jika warung kelontong yang sedang kamu jalankan ingin untung terus. 

1. Perbanyak Stok Produk yang Banyak Dicari

Memperbanyak produk yang banyak dibeli oleh pembeli bisa membuat pembeli tetap membeli ke warung kelontong kita. Menyediakan produk dalam jumlah yang banyak sehingga tidak kesulitan ketika ada yang membeli produk tersebut. 

Ketersediaan menyetok barang yang banyak dibeli tidak dapat membuat pelanggan beralih ke warung kelontong lain karena stoknya tersedia. Meningkatkan loyalitas pembeli karena pembeli akan balik lagi jika barangnya selalu ada. 

Misalkan yang paling banyak dibeli adalah sabun cuci piring, maka perbanyak ketersediaan stok sabun cuci piring.

2. Melengkapi Produk yang Tidak Ada

Jika point di atas memperbanyak stok maka langkah selanjutnya kamu bisa mencatat barang yang tidak ada di warung kelontong kamu.

Hal tersebut bisa menambah varian barang yang mungkin tidak lengkap atau tidak ada. Sehingga barang menjadi beragam.  

Caranya kita bisa menyisihkan uang dari hasil keuntungan lalu menambah produk yang belum ada di warung kelontong atau produk yang ditanyakan pembeli. 

Aku masih ingat dulu Mama berpesan, "Kak, nanti kalau ada yang beli barangnya nggak ada dicatat ya, biar jadi pertimbangan nanti kalau belanja lagi." Hal tersebut tentu bisa jadi referensi untuk kita menambah jumlah barang yang dibutuhkan, agar stok juga tidak terbuang sis-sia. 

3. Mengatur Letak Barang

Kita bisa mengatur tata letak produk agar terlihat rapi dan memudahkan pembeli mencari barang yang dibutuhkan. Seperti kebutuhan sembako disimpan dengan barang yang sejenisnya begitu juga dengan sabun cuci piring, mandi dan sebagainya. 

Hal tersebut membuat pembeli merasa nyaman ketika berbelanja dan membuat warung kelontong rapi. Kalau warung kelontong rapi, pembeli juga merasa aman dan nyaman berbelanja.

4. Berikan Pelayanan yang Terbaik

Dalam bisnis apapun sepakat ya kalau pelayanan terbaik adalah kunci untuk memperlancar usaha termasuk membuka warung kelontong. Meski hanya dari rumah, tetap berikan pelayanan yang terbaik dengan cara ramah kepada pembeli.

Jujur saja aku juga suka kesal kalau yang melayani mukanya jutek dan tidak ramah. Aku lebih baik memilih belanja ke warung kelontong yang lebih ramah daripada harus dijudesin penjual. Padahal aku membeli dengan uang bukan untuk berhutang, huhu. Adakah yang punya pengalaman yang sama?

Agar tidak kehilangan pelanggan kita, berikan pelayanan yang baik. Berinteraksi yang baik dengan pelanggan bisa menimbulkan ikatan sehingga pembeli akan merasa nyaman belanja lagi ke warung kelontong kita.

Kita harus menjaga pelanggan bukan untuk satu kali transaksi lalu selesai, karena warung kelontong sifatnya continue tentu kita ingin pelanggan terus datang ke warung kelontong kita untuk memenuhi kebutuhannya.

5. Hindari Berhutang untuk Modal Usaha

Banyaknya penyedia jasa peminjaman uang membuat kita tergoda untuk menambah modal dari berhutang. Padahal itu merupakan langkah yang salah.

"Ah warung kelontong kan tiap hari untung, untungnya bisa buat bayar cicilan setiap bulannya". Pemikiran tersebut justru bisa membuat kita semakin terjebak dan terlilit hutang karena bunga akan terus berjalan. 

Pisahkan uang pribadi dan usaha, sehingga uang dari hasil keuntungan usaha bisa kita kelola untuk menambah modal warung kelontong.

6. Melakukan Catatan Transaksi

Dalam menjalankan usaha warung kelontong perlu melakukan pencatatan transaksi agar kita bisa memisahkan mana uang pribadi dan usaha. Dengan melakukan pencatatan, kita bisa melihat arus kas, laba rugi, ketersediaan modal dan stok barang.

Untuk memudahkan transaksi tersebut, kita bisa menggunakan aplikasi kasir iReap. Aplikasi kasir yang membantu proses pembukuan dalam usaha warung kelontong. Yuk kenalan sama aplikasi yang memakai sistem Point of Sale ini!

Aplikasi Kasir iReap, Membantu Pencatatan Usaha Warung Kelontong

Aplikasi dengan sistem Point of Sale

Di zaman serba digital seperti sekarang ini perlu pengembangan usaha termasuk dalam mencatat keuangan yang sudah tidak lagi menggunakan cara yang manual. Kalau pakai cara yang manual seringkali malah jadi tumpukan buku yang ujung-ujungnya bisa hilang dan rusak.

Catatan manual juga menyulitkan ketika kita mencari transaksi keuangan pada waktu lama yang sudah terjadi. Misalkan ketika kita ingin melihat transaksi saat satu tahun yang lalu. Lihatnya bagaimana? Tentunya kita tidak mau mengambil resiko yang besar kan?

Maka dari itu aplikasi kasir iReap jadi solusi untuk mencatat transaksi yang masuk, persediaan stok dan lain sebagainya secara gratis. Semua sudah tersimpan dan tidak takut data warung kelontong hilang apalagi tercecer berantakan.

Aplikasi iReap yang merupakan kepanjangan dari integrated Retail Application adalah sebuah aplikasi kasir android yang ditunjukan untuk retail dan UMKM. Aplikasi ini memiliki banyak kemudahan untuk menjalankan bisnis seperti warung makan, cafe, restoran, ritel warung kelontong dan penyedia jasa.

Menggunakan iReap POS sangat mudah diakses dan memudahkan kita memonitoring warung kelontong. 

Kenapa sih kita harus menggunakan aplikasi iReap dengan sistem Point of Sale?

Aplikasi stok barang untuk warung kelontong ini sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun di bidang retail. Aplikasi POS ini di dirikan oleh PT.  Sterling Tulus Cemerlang. Kalau udah berpengalaman lama begini apakah kamu masih ragu untuk menggunakannya? Aku sih nggak ragu ya karena sudah teruji sesuai kapasitasnya.

Aplikasi POS ini tetap bisa kita gunakan dengan mudah meski kita tidak terbiasa dengan aplikasi kasir. Jadi, untuk kamu yang baru pertama kali mencoba, tampilannya yang sederhana dan mudah diakses tidak akan membuat kamu bingung menggunakannya. 

Biar sederhana tapi fiturnya lengkap mulai dari pencatatan penjualan, stok, keuntungan, sampai kepada formula juga tersedia. Kita bisa mengakses aplikasi selama 24 jam. 

Aplikasi kasir iReap juga memberikan kita kebebasan memilih untuk menggunakan printer yang kita butuhkan sesuai budget. Fleksibel banget pokoknya kita tidak hanya fokus dalam pencatatan namun bisa mengatur bisnis warung kelontong agar semakin cuan terus. 

Fitur Aplikasi Kasir iReap POS Lite

Aplikasi kasir gratis
Aplikasi kasir iReap POS Lite adalah aplikasi kasir gratis yang dirancang untuk membantu pemilik usaha kecil agar dapat mengatur dan menjalankan usaha dengan lebih mudah. 

Ada banyak fitur iReap POS yang bantu kamu tidak hanya fokus mencatat saja namun kamu bisa mengembangkan bisnis warung kelontong dengan sistem Point of Sale.
  • Master Data
Mencakup kategori barang, master data barang, harga jual , master data pelanggan. Lengkapi master data agar kamu bisa melakukan penginputan data untuk warung kelontong.
  • Penerimaan Barang
Barang yang masuk diinput agar bisa mengkalkulasi Quantity dan harga pokok barang secara otomatis. 
  • Pengeluaran Barang
Sewaktu-waktu mungkin kita akan mengeluarkan barang untuk promosi atau ada barang yang rusak. Secara otomatis akan memotong jumlah stok barang.
  • Transaksi penjualan/retur 
Mencatat transaksi penjualan dan penerimaannya. Hal ini juga digunakan jika ada claim dari pelanggan.
  • Laporan
Transaksi yang sudah diinput dapat dianalisa di fitur laporan. Laporan penjualan, analisa pelanggan, laba, stok barang, penerimaan bank juga melacak detail transaksi penerimaan atau pembelian barang.
  • Pengaturan
Kita bisa mengatur aplikasi kasir iReap di sini. Sistem akan berlaku sesuai yang sudah kita atur. 

Untuk lebih memudahkan memonitoring warung kelontong kamu bisa menggunakan aplikasi iReap Pro.

Aplikasi Kasir iReap Pro

Aplikasi iReap Pro memudahkan monitoring bagi pemilik bisnis skala menengah dan besar. Aplikasi iReap Pro adalah aplikasi kasir point of sale berbayar yang bisa digunakan saat online maupun offline dengan penyimpanan database cloud dan local. 

Fitur yang ada di aplikasi iReap Pro tentunya lebih lengkap dibanding dengan iReap Lite. Fiturnya antara lain, piutang dan invoice, absensi karyawan, user administrator, multiple toko, multiple user, master data secara auto dan export to CSV, SXCEL, PDF. 

Untuk menikmati aplikasi iReap Pro kamu bisa berlangganan dengan pilihan pembayaran berikut;
  • Lebih hemat membayar untuk satu tahun sebanyak Rp. 499.992,- yang kalau dihitung perbulannya hanya Rp. 41.666 untuk 1 perangkat. 
  • Jika kamu memilih membayar perbulan, harganya sebesar Rp. 99.000,-
  • Bisa juga dengan metode pembayaran per tiga dan enam bulan.
Jika kamu belum ada modal, kamu bisa coba trial aplikasi iReap Pro selama 14 hari sebelum kamu berlangganan. Setelah mencoba 14 hari kamu baru bisa melakukan pembayaran untuk 1 perangkat. 


Kesimpulan

Warung kelontong yang terlihat jadul nyatanya masih ada sampai sekarang dan kita masih membutuhkannya. Artinya usaha warung kelontong masih ada dan menjadi peluang bisnis meski mini market bersistem swalayan sudah banyak tersebar di berbagai kota dan desa.

Salah satu cara meningkatkan keuntungan warung kelontong adalah dengan improvisasi terhadap pencatatannya. Salah satunya dengan menggunakan aplikasi kasir iReap yang membuat catatan transaksi jadi bisa di analisa dengan baik dan rapi.




Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Iklan Gratis

Peluang Bisnis

Berita Terkini

Chord dan Lirik

Tempo Doeloe